Basic Manners selama Study Abroad

Mengambil keputusan untuk melanjutkan studi ke luar negeri adalah langkah besar yang dipenuhi dengan peluang baru dan tantangan tersendiri. Salah satu tantangan terbesar adalah beradaptasi dengan budaya yang sangat berbeda dari Indonesia. Untuk membantu mahasiswa Indonesia agar dapat beradaptasi dengan baik dan meninggalkan kesan positif di lingkungan baru mereka, berikut adalah beberapa etika dasar yang perlu diperhatikan:

Disiplin Waktu

Di banyak negara, ketepatan waktu adalah hal yang sangat dihargai. Jadwal perkuliahan, pertemuan kelompok, dan berbagai kegiatan lainnya cenderung berjalan sesuai rencana. Keterlambatan bisa dianggap tidak menghargai orang lain, baik itu dosen maupun teman. Pastikan untuk datang tepat waktu, atau lebih baik lagi, datang beberapa menit lebih awal agar memberi kesan positif kepada lingkungan akademis dan sosial Anda.

Beretika dalam Berkomunikasi

Berkomunikasi dengan dosen dan rekan kuliah memerlukan etika yang tepat. Di negara-negara Barat, misalnya, mahasiswa harus lebih terbiasa menggunakan panggilan seperti “Professor” atau “Doctor” jika bertemu dengan dosen. Selain itu, gaya bahasa yang digunakan sebaiknya langsung, lugas, namun tetap sopan. Jangan lupa untuk memperhatikan nada dan ekspresi saat berbicara, dan hindari menyela ketika orang lain sedang berbicara.

Menghargai Privasi Orang Lain

Dalam budaya asing, privasi sangat dihargai. Tidak semua orang nyaman membicarakan kehidupan pribadi mereka, seperti agama, keluarga, atau masalah keuangan. Hindari bertanya hal-hal yang bersifat pribadi kecuali mereka sendiri yang memulainya. Selain itu, selalu ketuk pintu sebelum masuk, dan jangan mengakses barang atau ruang milik orang lain tanpa izin.

Berinteraksi dengan Menghargai Perbedaan Budaya

Studi di luar negeri berarti Anda akan bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya yang berbeda. Pastikan untuk bersikap terbuka dan menghargai perbedaan tersebut. Hindari berkomentar yang bisa dianggap menyinggung ras, agama, atau kebudayaan seseorang. Tunjukkan ketertarikan pada budaya mereka dengan bertanya secara sopan, dan jangan takut untuk berbagi mengenai budaya Indonesia.

Menjaga Kebersihan dan Kerapian

Kebiasaan menjaga kebersihan dan kerapian menjadi hal penting di negara-negara maju. Hal ini mencakup mulai dari menjaga kebersihan di asrama atau akomodasi, hingga bertanggung jawab dalam hal sampah. Selalu buang sampah pada tempatnya, pisahkan sampah berdasarkan kategori yang berlaku di negara tersebut, dan jangan meninggalkan ruang publik dalam kondisi berantakan.

Menghormati Ruang Publik

Di banyak negara, aturan di ruang publik diatur dengan ketat. Jangan berbicara terlalu keras di perpustakaan, angkutan umum, atau tempat umum lainnya. Selain itu, hindari melakukan hal-hal yang mengganggu kenyamanan orang lain, seperti memutar musik dengan volume keras di tempat umum atau menggunakan ponsel saat berada di tengah diskusi kelompok.

Bersikap Sopan dan Ramah

Tata krama dasar seperti mengucapkan “please” ketika meminta sesuatu, “thank you” ketika menerima bantuan, dan “sorry” ketika membuat kesalahan sangat penting. Hal ini akan menunjukkan sikap menghargai dan sopan terhadap orang lain. Selain itu, bersikap ramah, seperti tersenyum dan menyapa orang di sekitar, dapat membantu membangun hubungan baik dan membuka peluang untuk berjejaring.

Pahami Kebiasaan Makan di Sana

Setiap negara memiliki budaya makan yang berbeda. Beberapa negara mungkin menganggap makan dengan suara keras adalah hal yang tidak sopan, sementara negara lain mungkin melihatnya sebagai tanda bahwa makanan tersebut enak. Pastikan untuk belajar kebiasaan makan yang berlaku, termasuk tata cara menggunakan alat makan, cara mengambil makanan, dan apakah diharapkan untuk memberi tip setelah makan.

Menghargai Batasan Interaksi Fisik

Budaya di setiap negara memiliki batasan yang berbeda terkait interaksi fisik. Misalnya, berjabat tangan mungkin adalah cara yang umum untuk menyapa di beberapa negara, sementara di negara lain, orang lebih memilih untuk menjaga jarak dan hanya mengangguk sebagai tanda sapaan. Hindari memeluk, merangkul, atau menyentuh seseorang kecuali Anda yakin itu sesuai dengan budaya setempat.

Adaptasi dengan Cara Belajar yang Berlaku

Sistem pendidikan di luar negeri seringkali menekankan pada diskusi, keterbukaan, dan keaktifan dalam kelas. Hal ini mungkin berbeda dari sistem yang lebih pasif di Indonesia. Anda perlu beradaptasi dengan cara belajar yang lebih mandiri dan tidak ragu untuk mengajukan pertanyaan atau menyampaikan pendapat dalam diskusi kelas, namun tetap lakukan dengan sopan dan tidak memonopoli pembicaraan.